Selasa, 14 Desember 2010

metode argumentasi dan sakrotik

perawat

Hak Individu Yang akan Meninggal:

1. Hak untuk berlakukan sebagaimana manusia hidup sampai ajal tiba

2. Hak untuk mempertahankan harapnya, tidak peduli apapun perubahan yang terjadi

3. Hak untuk mendapatkan perawatan yang dapat mempertahankan harapannya, apapun perubahan yang terjadi

4. Hak untuk mengekspresikan perasaan dan emosinya sehubungan dengan kematian yang sedang dihadapinya sesuai dengan kepercayaanya

5. Hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan perawatannya

6. Hak untuk memperoleh perhatian dalam pengobatan dan perawatan secara bersinambungan, walaupun tujuan penyembuhannya harus di ubah menjadi tujuan memberikan rasa nyaman

7. Hak untuk tidak meningal dalam keadaan sendirian

8. Hak untuk tidak meningal dalam keadaan sendirian

9. Hak untuk bebas dari rasa sakit

10. Hak untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan yang jujur

11. Hak untuk memperoleh bantuan dari perawat atau medis untuk keluarga yang di tinggalkan agar dapat menerima kematiannya

12. Hak untuk meninggal dalam keadaan damai & bermartabat

13. Hak untuk tetap dalam kepercayaan atau agamanya dan tidak diambil keputusan yang bertentangan dengan kepercayaan yang dianut nya

14. Hak untuk memperdalam dan meningkatkan kepercayaannya, apapun artinya bagi orang lain

15. Hak untuk mengharapkan bahwa kesucian raga manusia akan di hormati setelah yang bersangkutan meninggal

Masalah Etika Moral Dalam Pelayanan Keperawatan
Etika Moral
Etika adalah :
Ilmu tentang kesusilaan yang mengatur bagaimana sepatutnya manusia hidup didalam masyarakat yang melibatkan aturan atau prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar (baik buruk dan tanggung jawab)


Moral adalah :
Prilaku yang diharapkan oleh masyarakat yang merupakan “standar perilaku dan nilai” yang harus diperhatikan seseorang menjadi anggota masyarakat tempat ia tinggal

• Etiket atau adat adalah:
Merupakan suatu yang dikenal, diketahui, diulang, serta menjadi suatu kebiasaan di dalam suatu masyarakat, baik berupa kata- kata maupun bentuk perbuatan yang nyata

Istilah etika,moral, etika sulit dibedakan, hanya dapat dilihat etika lebih di titik beratkan pada aturan, prinsip, yang melandasi perilaku yang mendasar dan mendekati aturan, hukum dan undang- undang yang membedakan benar atau salah secara moralitas
Metode Pendekatan Pembahasan Masalah Etika
• Metode otoritas
• Metode consensum hominum
• Metode pendekatan Intuisi/ self evidence
• Metode argumentasi atau metode sakrotik
Metode Otoritas
• Metode ini menyatakan bahwa dasar setiap tindakan atau keputusan adalah otoritas
Metode Consesum Hominum
• Metode ini mengunakan pendekatan berdasarkan persetujuan masyarakat luas atau sekelompok manusia yang terlibat dalam mengkaji suatu masalah, yang dapat di terima dan diyakini
Metode Pendekatan Intuisi/ self evidence
Metode ini dinyatakan oleh para ahli filsafat berdasarkan pada apa yang mereka kenal sebagai konsep teknik intuisi.Metode ini terbatas hanya pada orang- orang yang mempunyai intuisi tajam
Metode argumentasi atau metode sakrotik
Metode ini menggunakan pendekatan dengan mengajukan petanyaan atau mencari jawaban dengan alasan yang tepat. Metode ini di gunakan untuk memahami fenomena etika

Lima Masalah Dasar Etika Keperawatan
• Kuantitas Vs Kualitas hidup
• Kebebasan Vs penanganan dan pencegahan bahaya
• Berkata jujur Vs berkata bohong
• Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah, agama, politik, ekonomi dan ideologi
• Terapi ilmiah konvensional Vs terapi tidak ilmiah dan coba- coba

Pertimbangan prinsip etika yang bertentangan
• Pernyataan dari klien yang pernah diucapkan kepada anggota keluarga, teman- temannya, dan petugas kesehatan
• Agama dan kepercayaan klien yang dianutnya
• Pengaruh terhadap anggota keluarga klien
• Kemungkinan akibat sampingan yang tidak dikehendaki
• Prognosis dengan atau tanpa pengobatan
Contoh kasus…(Kuantitas Vs Kualitas hidup)

• Seorang bayi dilahirkan dengan penyakit sindromdown dan beberapa cacat bawaan lainnya. Untuk menyelamatkan kehidupannya, suatu operasi diperlukan segera. Namun kedua orangtuanya menolak dengan alasan bila anaknya hidup, justru akan menambah penderitaan anak tersebut dan mereka tidak akan dapat memeliharanya
Contoh kasus (Kebebasan Vs penanganan dan pencegahan bahaya)

Seorang klien berusia lanjut yang menolak untuk mengenakan sabuk pengaman sewaktu berjalan ia ingin berjalan dengan bebas. Pada situasi ini, perawat menghadapi masalah upaya menjaga keselamatan klien yang bertentangan dengan kebebasan klien.
Contoh kasus (Berkata jujur Vs berkata bohong)

Seorang perawat mendapatkan teman kerjanya menggunakan narkotika. Dalam posisi ini, perawat tersebut berada pada pilihan apakah akan mengatakan hal ini secara terbuka atau diam karena diancam akan dibuka rahasia yang dimilikinya bila melaporkan hal itu pada orang lain
Contoh kasus (Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah, agama, politik, ekonomi dan ideologi)

kampanye antirokok demi keselamatan hidup manusia bertentangan dengan kebijakan ekonomi yang di buat pemerintah.
Contoh kasus (Terapi ilmiah konvensional Vs terapi tidak ilmiah dan coba- coba)

Di Irian Jaya, sebagian masyarakat melakukan tindakan untuk mengatasi nyeri denagn daun- daunan yang sifatnya gatal. Mereka percaya bahwa pada daun tersebut terdapat “ miang” yang dapat melekat dan menghilangkan rasa nyeri bila dipukul- pukulkan dibagian tubuh yang sakit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar